TENTANG
WAKTU DAN KITA
Lima huruf yang
dirangkai menjadi satu kata, yaa WAKTU. Sederhana, tapi sangat bermakna. Tak
pernah jauh, selalu ada bahkan akan selalu ada hingga aku sendiri yang
meninggalkan. Hidup ini tentang waktu, tentang waktu yang terus bergulir, tentang
waktu yang membawa ku ke sini, tentang waktu yang mempertemukan ku dengan
kalian, tentang waktu yang mempertemukan aku dan kamu, dan tentang waktu yang
akan mengubah Aku dan Kamu menjadi Kita, tapi kapan? WAKTU yang akan menjawab.
Aku selalu menunggu, menunggu kedatangan waktu itu, menunggu jawaban dari sang
waktu, dan menunggu Sang pemilik waktu untuk membawa waktu itu kepada ku.
Terkadang aku sendiri bertanya dalam hati “apa itu Waktu?”, “Siapa Dia?”,
“Mengapa harus Dia yang menjawab?”, “Kenapa bukan aku sendiri yang menjawab?”.
Tapiii yaaah sudahlah, itu semua tetap akan menjadi pertanyaan hingga waktunya
tiba.
KITA….
Kata
yang unik, merupakan simbol persatuan yang menyatukan antara dua anak manusia.
Kata yang selalu menjadi dambaan, kata pengganti Aku dan Kamu. Mungkin
harapanku saat ini menjadikan Aku dan Kamu menjadi Kita, entah itu akan
terwujud atau tidak?. Tapi biarlah waktu yang menjawab. Yaaaah Kamu, kamu yang
membuat Aku berharap ada KITA, yang membuat Aku ingin bercerita tentang Kita,
tentang ada apa diantara Kita, dan apa yang akan terjadi diantara Kita. Tapi
lagi-lagi tentang waktu, tentang waktu yang belum menunjukkan keberadaannya
untuk moment itu, tentang waktu itu yang begitu enggan menampakkan dirinya,
tentang waktu itu yang sampai saat ini masih membuatku menunggu kedatangannya.
Waktu,
siapapun dia dan apapun bentuknya, dia harus bertanggungjawab karena telah
mempertemukan aku dan kamu, dan menjadikan aku berharap ada Kita. Dia harus segera menjawab apakah Aku dan Kamu
akan menjadi Kita, atau selamanya akan tetap menjadi Aku dan Kamu. Yaaaah
sekali lagi waktu yang akan menentukan. Sekeras apapun aku memaksa, sesering
apapu aku bertanya, dan sekuat apapun aku mencari waktu itu, pada akhirnya aku
akan lelah dan memilih untuk tetap menunggu, menunggu, daan menunggu hingga
waktu mempersilahkan waktu untuk menjawab, karena DIATAS WAKTU MASIH ADA WAKTU.